<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesatryabesti</title>
	<atom:link href="https://kesatryabesti.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kesatryabesti.com</link>
	<description>Kesatryabesti Menuju Sumbar Bebas Stunting</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Dec 2024 23:08:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.2</generator>

<image>
	<url>https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/06/cropped-Proyek-Baru-32x32.png</url>
	<title>Kesatryabesti</title>
	<link>https://kesatryabesti.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MODUL LITERASI DIGITAL</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/modul-literasi-digital/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/modul-literasi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 23:08:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=801</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div data-wp-interactive="core/file" class="wp-block-file"><object data-wp-bind--hidden="!state.hasPdfPreview" hidden class="wp-block-file__embed" data="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/1.-Literasi-Digital_compressed.pdf" type="application/pdf" style="width:100%;height:600px" aria-label="Sematan 1. Literasi Digital_compressed."></object><a id="wp-block-file--media-a9496521-3ce1-47f5-8560-0dc223f0215e" href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/1.-Literasi-Digital_compressed.pdf">1. Literasi Digital_compressed</a><a href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/1.-Literasi-Digital_compressed.pdf" class="wp-block-file__button wp-element-button" download aria-describedby="wp-block-file--media-a9496521-3ce1-47f5-8560-0dc223f0215e">Unduh</a></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/modul-literasi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MODUL DIVERSIFIKASI PANGAN OLAHAN BERBAHAN LOKAL</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/modul-diversifikasi-pangan-olahan-berbahan-lokal/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/modul-diversifikasi-pangan-olahan-berbahan-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 23:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=796</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div data-wp-interactive="core/file" class="wp-block-file"><object data-wp-bind--hidden="!state.hasPdfPreview" hidden class="wp-block-file__embed" data="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/5.-Modul-Diversifikasi-Pangan_compressed.pdf" type="application/pdf" style="width:100%;height:600px" aria-label="Sematan 5. Modul Diversifikasi Pangan_compressed."></object><a id="wp-block-file--media-2a0e0f71-96d4-497a-a32b-6407d7d9b228" href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/5.-Modul-Diversifikasi-Pangan_compressed.pdf">5. Modul Diversifikasi Pangan_compressed</a><a href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/5.-Modul-Diversifikasi-Pangan_compressed.pdf" class="wp-block-file__button wp-element-button" download aria-describedby="wp-block-file--media-2a0e0f71-96d4-497a-a32b-6407d7d9b228">Unduh</a></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/modul-diversifikasi-pangan-olahan-berbahan-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembuatan Pakan Alami Untuk Ikan Nila, Gurame dan Lele Supaya Sumber Makannya Lebih Terjamin</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/pemberian-pakan-alami-untuk-ikan-nila-gurame-dan-lele-supaya-sumber-makannya-lebih-terjamin/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/pemberian-pakan-alami-untuk-ikan-nila-gurame-dan-lele-supaya-sumber-makannya-lebih-terjamin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 12:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=789</guid>

					<description><![CDATA[Pakan alami memiliki peran penting dalam usaha akuakultur, terutama pada proses pembenihan. Peran pakan alami hingga saat ini belum dapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="518" height="346" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/kultur.jpg" alt="" class="wp-image-790" style="width:373px;height:auto" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/kultur.jpg 518w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/kultur-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 518px) 100vw, 518px" /></figure>



<p>Pakan alami memiliki peran penting dalam usaha akuakultur, terutama pada proses pembenihan. Peran pakan alami hingga saat ini belum dapat tergantikan secara menyeluruh. Disamping sebagai sumber protein, karbohidrat dan lemak, pakan alami terutama mikroalga merupakan sumber utama asam lemak esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan larva (Renaud et.al, 1999). Pemberian pakan yang berkualitas dan diberikan dalam jumlah yang cukup akan memperkecil persentase mortalitas larva ikan atau udang (Mujiman, 1984).</p>



<p>Pakan alami&nbsp; yaitu&nbsp; merupakan pakan hidup bagi larva dan benih ikan atau udang.pakan alami potensial untuk benih ikan air tawar,adalah infusoria yaitu organisme belsel tunggal seperti <em>(paramaecium sp),rotifer (brachiourus sp),kladosersera (moina sp dan daphnia sp),</em>larva nyamuk chironomus (<em>blood</em> <em>worm</em>), dan cacing rambut (<em>tubifek</em> <em>sp</em>) keberadaan pakan alami sangat diperlukan oleh budidaya ikan terutama dalam pembenihan karena akan menunjang sintasan benih ikan terutama dalam pembenihan, kaerena&nbsp; akan menunjang sintasan benih ikan dan dalam keadaan&nbsp; hidup sehingga tidak busuk.</p>



<p><strong>A. Definisi Pakan Alami</strong></p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Budidaya perairan <em>(aqua culture</em>) adalah suatu kegiatan produksi, proses, dan pemasaran dari organisme yang bersifat hidup dari sistem perairan.</li>



<li> Pakan alami adalah bahan pakan yang diambil dari organisme organisme hidup dalam bentuk dan kondisinya kondisinya seperti seperti sifat- sifat keadaan dialam.</li>



<li> Organisme pakan alami (<em>life</em> <em>food</em> <em>organism</em>) yaitu organisme hidup yang dipelihara dan dimanfaatkan / diperuntukkan sebagai pakan didalam proses budidaya perikanan.</li>



<li>Budidaya pakan alami didefinisikan sebagai suatu kegiatan produksi, prosesing dan pemasaran organisme pakan hidup dari suatu sistem perairan yang dapat dimanfaatkan untuk pakan kultivan dalam kegiatan budidaya perikanan.</li>



<li>Sedangkan Sedangkan sebagai sebagai batasan batasan aspek pokok bahasan bahasan yang dipelajari didalam budidaya pakan alami ini adalah jenis-jenis dari golongan fitoplankton (<em>mikroalgae</em>) dan zooplankton (rotifer, artemia, daphnia dan Moina).</li>
</ol>



<p>Peran utama pakan alami yaitu sebagai sumber protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Selain itu pakan alami juga lebih mudah dicerna karena ukuranya dirancang sesuai dengan ukuran pakan larva. Kelebihan lain dari pakan alami yaitu karena sifatnya yang hidup di dalam air, sehingga tidak mencemari lingkungan perairan. Beberapa pakan alami juga diperuntukkan untuk ikan yang telah dewasa, ini bisa menjadikan pakan alami sebagai pakan alternatif untuk kebutuhan nutrisi ikan.</p>



<p><strong>B. Jenis-jenis pakan alami dalam budidaya ikan air tawar</strong></p>



<p><strong>a. Fitoplankton untuk pakan alami larva</strong> </p>



<p><strong>1.Alga Hijau (<em>Chlorella</em> sp.)</strong></p>



<p>Merupakan fitoplankton yang dapat beradaptasi di segala kondisi perairan, baik itu laut atau tawar. Chlorella merupakan jenis alga hijau yang memiliki sel tunggal (<em>uniseluler</em>), berfotosintesis, dan hidup di iklim tropis. Memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Dalam 100 gr chlorella terkandung protein 50%, karbohidrat 20%, lemak 20% serta vitamin, mineral, dan asam amino. Kandungan vitamin chlorella juga lengkap, mencakup vitamin B1, B6, B12, biotin, asam folat, dan riblovlafin.Budidaya chlorella juga cukup mudah, hanya membutuhkan waktu 5 hingga 7 hari hingga masa panen. Biasanya pengaplikasian chlorella diberikan langsung pada larva ikan herbivora (ikan gurami, koki, mas, dan koi). Namun chlorella bisa juga diberikan melalui zooplankton seperti Daphnia.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2.Spirulina Sp</h4>



<p>Spirulina merupakan jenis fitoplankton yang banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia ataupun sebagai pakan alami bagi ikan. Kandungan pigmen yang terdapat pada spirulina dapat memunculkan dan memperjelas pigmen warna ikan hias. Selain itu kandungan nutrisinya dapat mempercepat pertumbuhan benih ikan. Spirulina cocok diaplikasikan sebagai pakan alami atau bahan formulasi pakan buatan.</p>



<p><strong>b. Zooplankton untuk Pakan Larva Ikan Air Tawar</strong></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1.Kutu Air (</strong><em>Daphnia magna</em><strong>)</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</h4>



<p>Umumnya digunakan sebagai pakan ikan air tawar, baik itu ikan hias ataupun ikan konsumsi. Dikarenakan mudah dibudidayakan dan perawatanya tidak membutuhkan biaya yang besar.Daphnia diengkapi dengan tubuh yang lonjong, memiliki ruas, dan berwarna merah transparan. Pada bagian atas terdapat kepala yang dilengkapi dengan alat hisap dan sensor.Nilai kandungan nutrisi daphnia juga cukup tinggi, setiap 1 gram daphnia mengandung Protein 4%, Lemak 0.5%, dan Karbohidrat 0.67%. Daphinia dapat diaplikasikan pada benih ikan atau ikan yang berukuran kecil.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" width="519" height="346" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/kutu-air.jpg" alt="" class="wp-image-791" style="width:384px;height:auto" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/kutu-air.jpg 519w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/kutu-air-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 519px) 100vw, 519px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2.Cacing Sutra (</strong><em>Tubifex</em><strong>&nbsp;sp.)</strong></h4>



<p>Cacing sutera adalah salah satu jenis pakan hidup yang banyak disenangi pembudidaya karena budidaya nya mudah dan mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan larva ikan. Media hidup cacing sutera terdiri dari lumpur dan bahan organik.Dalam ilmu taksonomi cacing sutra termasuk dalam golongan nematoda. Disebut sebagai cacing sutra karena cacing ini memiliki tubuh yang lunak dan sangat lembut seperti halnya sutra.</p>



<p>Jenis pakan alami yang juga cukup popular di kalangan petani budidaya. Memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi, mencakup protein 57%, lemak 13.30%, karbohidrat 2.04% serat kasar 2.04%, kadar abu 3.6% dan air 87.7% Tubuh yang lunak juga menjadi keuntungan bagi ikan yang memakan cacing ini karena daya cerna cacing sutra dalam tubuh ikan hanya berjalan selama 2-4 jam. Itulah mengapa cacing sutra banyak digunakan sebagai pakan alami larva maupun ikan yang sudah dewasa.biasanya cacing sutra digunakan sebagai pakan ikan cupang, wader, lele, gurami, nila, dan sepat.</p>



<p><strong>C. Langkah – langkah untuk budidaya cacing sutra</strong></p>



<p>1. Menyiapkan Lahan dan Kolam</p>



<p>Budidaya cacing sutra bisa dilakukan memakai kolam, nampan bertingkat, atau menggunakan bak. Namun, yang paling optimal untuk budidaya adalah memakai kolam terpal karena kolam dengan terpal bisa menampung lebih banyak cacing dibanding media lainnya</p>



<p>2. Membuat Media Cacing kolam</p>



<ol style="list-style-type:lower-alpha" class="wp-block-list">
<li>Siapkan lumpur sawah yang sudah steril dari banyak sampah. Hal ini bertujuan untuk menghindari banyaknya bibit penyakit di lumpur.</li>



<li>Setelah itu, masukkan lumpur sawah ke dalam kolam. Sesuaikan saja banyaknya lumpur dengan besarnya kolam. Paling tidak ketinggiannya mencapai 10 cm.</li>



<li>Setelah itu siapkan pupuk kandang di dalam bak. Untuk jumlahnya bisa dikira-kira saja, paling tidak sekitar 3 kg. Campur pupuk ini dengan nutrisi tambahan supaya pupuk lebih lembut yang bisa Anda beli di toko pertanian.</li>



<li>Jika sudah tercampur rata, masukkan ke kolam terpal yang tadi sudah diisi dengan lumpur.</li>



<li>Lalu aliri kolam dengan air bersih sampai semua media cacing terkena air. Setelahnya, diamkan kolam kurang lebih 3 hari supaya kualitas pupuk  dan lumpur lebih baik untuk bibit cacing. Setelah 3 hari, kolam pun siap diberi benih cacing sutra.</li>
</ol>



<p>3. Penebaran Bibit Cacing</p>



<ol style="list-style-type:lower-alpha" class="wp-block-list">
<li>Mematikan alat filter air kolam.</li>



<li>Lakukanlah aklimatisasi  supaya cacing tidak stre begitu ditebar. Caranya adalah dengan meletakkan plastik bibit cacing di permukaan air. Biarkan beberapa saat supaya cacing bisa menyesuaikan diri dengan suhu kolam. Jika kira-kira sudah 30 menitan, buka plastik bibit cacing dan buang airnya.</li>



<li>Lakukan penimbangan pada berat cacing. Hal ini untuk mengetahui bobot cacing sutra di awal penebaran. Setelah ditimbang, tebar bibit di kolam dengan kedalaman kira-kira 1-2 cm. Jika penebaran sudah dilakukan,  tak perlu memberinya pakan, sebab cacing akan mendapat makanan dari media cacing yang tadi sudah dibuat di kolam.</li>
</ol>



<p>4. Perawatan Cacing Sutra</p>



<ol style="list-style-type:lower-alpha" class="wp-block-list">
<li>Pemeliharaan pertama adalah dengan menjaga sistem resirkulasi air pada kolam</li>



<li>menjaga cacing sutra dari hama penyakit yang menyerang. Hama cacing ini jika tidak diantisipasi bisa sangat mengganggu tumbuh kembang semua cacing sutra di kolam</li>



<li>Dalam pemeliharaan ini juga perlu memberi cacing <a href="https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-cacing-sutra/">sutra</a> pakan. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan seminggu setelah cacing ditebar. Selama seminggu itu, cacing tak perlu diberi makan karena sudah mendapat nutrisi dari media cacing dalam kolam Setelah satu minggu, cacing akan membutuhkan nutrisi yang lebih banyak sehingga perlu memberinya pakan. Adapun pakan yang disarankan adalah ampas tahu. Sebab ampas tahu ini mengandung nutrisi berupa protein kasar dan karbohidrat yang baik untuk pertumbuhan cacing.</li>
</ol>



<p>5. Pemanenan Cacing Sutra</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pastikan cacing sutra sudah berumur kurang lebih 70 hari.</li>



<li>Sediakanlah kain dengan warna gelap untuk menutup nampan. Kain yang dipakai harus ditutupkan rapat ke nampan.</li>



<li>Kain yang digunakan haruslah yang berwarna gelap. Sebab jika warnanya terang, cahaya masih bisa masuk ke baskom.</li>



<li>Setelah itu, tutuplah media dengan kain selama 6 jam.</li>



<li>Jika sudah 6 jam, barulah  bisa memanen cacing di nampan.</li>



<li>Gunakanlah  sendok dan jaring ikan yang berukuran kecil untuk mengambil cacing sutra. Setelah itu barulah bisa memindahkannya ke wadah lain seperti baskom.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" width="292" height="173" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/panaen-cacing-sutra.jpg" alt="" class="wp-image-792" style="width:353px;height:auto"/></figure>



<p><strong>D. Keunggulan Pakan Alami</strong></p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Nilai gizi: Pakan alami memiliki nilai gizi yang lengkap, termasuk protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. </li>



<li>Mudah dicerna: Pakan alami mudah dicerna karena ukurannya yang sesuai dengan bukaan mulut larva ikan. </li>



<li>Ekonomis: Pakan alami lebih murah dibandingkan pakan buatan. </li>



<li>Tidak mencemari air: Pakan alami tidak menyebabkan penurunan kualitas air dan lingkungan budidaya. </li>



<li>Mudah diproduksi: Pakan alami mudah diproduksi sendiri. </li>



<li>Rangsangan untuk ikan: Gerakan pakan alami dapat merangsang ikan untuk memburunya. </li>



<li>Toleransi hidup tinggi: Pakan alami memiliki toleransi hidup yang tinggi terhadap lingkungan. </li>



<li>Laju reproduksi tinggi: Pakan alami memiliki laju reproduksi yang tinggi</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/pemberian-pakan-alami-untuk-ikan-nila-gurame-dan-lele-supaya-sumber-makannya-lebih-terjamin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembudidayaan Edamame Sebagai Pemberdayaan Lahan dan Sumber Gizi Bagi kesehatan Ibu Hamil, Remaja dan Stunting</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/pembudidayaan-edamame-sebagai-pemberdayaan-lahan-dan-sumber-gizi-bagi-kesehatan-ibu-hamil-remaja-dan-stunting/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/pembudidayaan-edamame-sebagai-pemberdayaan-lahan-dan-sumber-gizi-bagi-kesehatan-ibu-hamil-remaja-dan-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 04:24:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=772</guid>

					<description><![CDATA[Pembudidayaan Edamame dan Manfaatnya bagi Kesehatan dan bagi Pemberdayaan LahanEdamame, atau kedelai muda, merupakan tanaman yang populer di Asia Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="170" height="165" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/edamameee.jpg" alt="" class="wp-image-781" style="width:279px;height:auto"/></figure>



<p><strong>Pembudidayaan Edamame dan Manfaatnya bagi Kesehatan dan bagi Pemberdayaan Lahan</strong><br>Edamame, atau kedelai muda, merupakan tanaman yang populer di Asia Timur dan mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta kaya akan nutrisi seperti protein, serat, dan vitamin. Selain bermanfaat sebagai bahan pangan, edamame juga memiliki potensi besar dalam pemberdayaan lahan, terutama di wilayah pedesaan.</p>



<p><strong>Langkah-Langkah Pembudidayaan Edamame</strong><br><strong>Pemilihan Lokasi, </strong>Edamame tumbuh optimal di tanah dengan pH 6–7, subur, dan memiliki drainase baik. Iklim tropis Indonesia sangat mendukung pertumbuhan edamame. <strong>Persiapan Lahan, </strong>Bersihkan gulma dan sisa tanaman lain, Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul atau membajak hingga gembur. Tambahkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang.<br>Pemilihan Benih Gunakan benih unggul dengan daya kecambah tinggi. Rendam benih dalam air hangat selama 4–6 jam sebelum disemai. <strong>Penanaman, </strong>Tanam benih pada lubang sedalam 2–3 cm dengan jarak tanam 20–30 cm.<br>Pastikan penanaman dilakukan pada awal musim hujan atau berikan irigasi secara rutin. Pemeliharaan. <strong>Penyiraman,</strong> Lakukan penyiraman rutin terutama pada fase awal pertumbuhan.<strong> Pemupukan,</strong> Berikan pupuk tambahan seperti NPK sesuai kebutuhan tanaman.<strong> Pengendalian Hama dan Penyakit,</strong> Periksa tanaman secara berkala untuk mencegah serangan hama seperti ulat dan penyakit seperti busuk akar.<strong> Panen, </strong>Edamame siap panen dalam waktu 65–85 hari setelah tanam. Panen dilakukan saat polong masih muda, hijau, dan penuh.</p>



<p><strong>Manfaat Edamame dalam Pemberdayaan Lahan</strong><br><strong>Meningkatkan Produktivitas Lahan Marginal,</strong> Edamame dapat tumbuh di lahan marginal dengan perbaikan tanah sederhana, menjadikannya alternatif bagi petani di wilayah kurang subur.</p>



<p><strong>Sumber Pendapatan Tambahan</strong>, Dengan nilai jual yang tinggi di pasar lokal maupun ekspor, edamame dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi petani kecil.</p>



<p><strong>Perbaikan Kesehatan Tanah,</strong>Sebagai tanaman leguminosa, edamame memiliki kemampuan fiksasi nitrogen, yang membantu meningkatkan kesuburan tanah secara alami.</p>



<p><strong>Pemberdayaan Masyarakat Lokal, </strong>Budidaya edamame melibatkan banyak tahapan kerja, seperti penanaman, pemeliharaan, hingga pemasaran. Hal ini membuka lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat sekitar.</p>



<p><strong>Diversifikasi Pertanian dan Produk,</strong> Menanam edamame membantu petani mendiversifikasi hasil pertanian, sehingga risiko kegagalan panen dari tanaman lain dapat diminimalkan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="320" height="180" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/petani-edamame-1.jpg" alt="" class="wp-image-775" style="width:299px;height:auto" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/petani-edamame-1.jpg 320w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/petani-edamame-1-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 320px) 100vw, 320px" /></figure>



<p><strong>Edamame bagi kesehatan dan sumber gizi</strong><br>Edamame, kacang kedelai muda, memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kandungan gizi yang penting, terutama untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan anak-anak yang mengalami stunting. Berikut penjelasannya:</p>



<p><strong>Manfaat Edamame untuk Kesehatan</strong></p>



<p><strong>Sumber Protein Berkualitas Tinggi</strong>, Edamame kaya akan protein nabati yang mengandung asam amino esensial. Protein ini penting untuk pembentukan jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan organ. <strong>Kaya Serat,</strong> Kandungan serat dalam edamame membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. <strong>Kandungan Vitamin dan Mineral,</strong> Vitamin K, Penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.<strong> Folat, </strong>Membantu pembentukan DNA dan sangat penting selama kehamilan untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin. <strong>Magnesium dan Kalium</strong>, Mendukung fungsi otot dan menjaga tekanan darah tetap normal.<br>I<strong>soflavon, </strong>Sebagai sumber fitoestrogen, isoflavon dalam edamame dapat mendukung kesehatan hormon dan memiliki efek antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.<strong> Kesehatan Jantung,</strong> Kandungan lemak tak jenuh dalam edamame, seperti asam lemak omega-3, dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kesehatan jantung.</p>



<p><strong>Manfaat untuk Stunting</strong><br><strong>Meningkatkan Pertumbuhan</strong>, Protein tinggi dalam edamame mendukung pembentukan otot dan jaringan tubuh, yang penting untuk anak dengan stunting. <strong>Kaya Zat Besi dan Zinc,</strong> Zat besi dan zinc dalam edamame mendukung perkembangan kognitif dan fisik, membantu mengatasi dampak stunting pada anak-anak. <strong>Dukungan Imunitas</strong>, Kandungan vitamin dan mineral membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga anak-anak yang stunting lebih jarang sakit.</p>



<p><strong>Manfaat untuk Ibu Hamil<br>Sumber Folat Alami</strong>, Edamame mengandung folat, yang membantu mencegah cacat tabung saraf pada janin. <strong>Protein Nabati yang Aman</strong>, Protein dalam edamame membantu pertumbuhan janin tanpa meningkatkan risiko kolesterol tinggi bagi ibu. <strong>Meningkatkan Energi</strong>, Kandungan zat besi membantu mencegah anemia selama kehamilan, meningkatkan suplai oksigen ke tubuh ibu dan janin. <strong>Mendukung Kesehatan Tulang</strong>, Kandungan kalsium dan magnesium membantu menjaga kekuatan tulang ibu hamil serta mendukung pertumbuhan tulang janin.</p>



<p><strong>Cara Konsumsi Edamame</strong><br>Rebus atau kukus edamame tanpa garam tambahan untuk mempertahankan nutrisinya.Tambahkan ke salad, sup, atau sebagai camilan sehat.<br>Hindari menggoreng edamame agar tetap sehat dan rendah lemak jenuh. Edamame adalah pilihan makanan bergizi yang bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak stunting dan ibu hamil.<br><strong>Kesimpulan</strong><br>Edamame adalah tanaman yang menjanjikan baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Dengan budidaya yang tepat, petani dapat memanfaatkan lahan secara optimal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan. Pemberdayaan lahan melalui tanaman ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga membantu melestarikan kesuburan tanah, sehingga mendukung pertanian yang berkelanjutan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-plain is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>Jika dikelola dengan baik, edamame bisa menjadi komoditas unggulan Indonesia untuk pasar domestik maupun internasional.</p>
</blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="801" height="366" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Edamame-02-1.jpg" alt="" class="wp-image-782" style="width:303px;height:auto" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Edamame-02-1.jpg 801w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Edamame-02-1-300x137.jpg 300w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Edamame-02-1-768x351.jpg 768w" sizes="(max-width: 801px) 100vw, 801px" /></figure>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/pembudidayaan-edamame-sebagai-pemberdayaan-lahan-dan-sumber-gizi-bagi-kesehatan-ibu-hamil-remaja-dan-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Modul LITERASI GIZI KESATRYA BESTI</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/modul-literasi-gizi-kesatrya-besti/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/modul-literasi-gizi-kesatrya-besti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 00:56:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=766</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div data-wp-interactive="core/file" class="wp-block-file"><object data-wp-bind--hidden="!state.hasPdfPreview" hidden class="wp-block-file__embed" data="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/2.-Literasi-Digital-Modul_compressed.pdf" type="application/pdf" style="width:100%;height:600px" aria-label="Sematan 2. Literasi Digital Modul_compressed."></object><a id="wp-block-file--media-472d6ae7-84bc-413d-b1e0-802e3f29ffc1" href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/2.-Literasi-Digital-Modul_compressed.pdf">2. Literasi Digital Modul_compressed</a><a href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/2.-Literasi-Digital-Modul_compressed.pdf" class="wp-block-file__button wp-element-button" download aria-describedby="wp-block-file--media-472d6ae7-84bc-413d-b1e0-802e3f29ffc1">Unduh</a></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/modul-literasi-gizi-kesatrya-besti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PENDAMPINGAN DIVERSIFIKASI PRODUK KESATRYA BESTI NAGARI BAWAN KAB. AGAM</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/pendampingan-diversifikasi-produk-kesatrya-besti-nagari-bawan-kab-agam/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/pendampingan-diversifikasi-produk-kesatrya-besti-nagari-bawan-kab-agam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 14:36:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=750</guid>

					<description><![CDATA[Tim Dana Padanan Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat Bersama tim konsorsium dari tiga Perguruan Tinggi (UNIV. NU Sumbar, UNP dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="481" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-alat-di-Panampuang-1024x481.jpg" alt="" class="wp-image-760" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-alat-di-Panampuang-1024x481.jpg 1024w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-alat-di-Panampuang-300x141.jpg 300w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-alat-di-Panampuang-768x361.jpg 768w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-alat-di-Panampuang-1536x721.jpg 1536w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-alat-di-Panampuang-2048x962.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Tim Dana Padanan Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat Bersama tim konsorsium dari tiga Perguruan Tinggi (UNIV. NU Sumbar, UNP dan Upertis) melakukan pendampingan Diversifikasi Produk berbasis website https://k<a href="https://kesatryabesti.com/">esatryabesti</a>.com . Tim Dana Padanan bekerjasama dengan BKKBN Provinsi Sumatera Barat<a href="https://www.facebook.com/unu.sumbar?__cft__%5b0%5d=AZWEHk3XupsYfuii8FODDn0GJZb12r4LgT8AdnEfODwvRFVfR-lZBNInB9ZzE5qJV0KLhz4HecaXxsDlHdYZQv8EWgzUteK1ZSnKu8uiMkey_nxPa6wVPrXZDY4ytRSBqHEdzkzAFYZScwhcX2psmDir6L6AjS3jgBl3WU7lo1PSwg&amp;__tn__=-%5dK-R">&nbsp;</a>dan Dinas Dalduk KB PP &amp; PA Kab. Agam. Acara ini di buka langsung oleh Kaper BKKBN provinsi dan ditutup oleh Wali Nagari Bawan Kab. Agam Arif Eka Putra.</p>



<p>Pendampingan ini juga disertai penyerahan peralatan pendukung untuk Dapur Sehat Atasi Stunting langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, ibu Fatmawati, ST., M. Eng. Ikut hadir juga Katim Dalduk Perwakilan BKKBN Provinsi ibu Desra, MM dan Kabid Dalduk Kab. Agam ibu Yummelti. Serta Wakil Rektor UNU Sumbar Firdaus, M.Si. Peserta yang ikut dalam pendampingan adalah Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta unsur PKK, PKB, dan OPD KB serta pihak Puskesmas. Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya mendukung peralatan bagi tim TPK dalam pemberian Makanan Tambahan bagi Balita beresiko stunting, dalam rangka pencegahan Stunting di Sumbar. Sebanyak 50 orang peserta dengan tekun melakukan praktek diversifikasi produk berbahan ikan dan ayam, yang didampingi dari tim konsorsium Dr. Zasmeli Suhaemi, MP (Univ. NU Sumbar), Dr. Yuliana, M.Si (UNP), Wilda Laila, M. Biomedik (Univ. Perintis Indonesaia) serta Mayuasti, M.Pd dan Sayendra Safaria, M.Kom (Univ. NU Sumbar). Setiap peserta diberikan apresiasi berupa Sertifikat Pelatihan serta uang transportasi. Berita kegiatan ini juga bisa di lihat di : <a href="https://www.instagram.com/p/DBvz_tqSddi/?igsh=Nm9iZTBrN3c1d2kx">https://www.instagram.com/p/DBvz_tqSddi/?igsh=Nm9iZTBrN3c1d2kx</a></p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="512" height="340" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-peralatan-pendukung-oleh-Kaper-BKKBN-press.jpg" alt="" class="wp-image-762" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-peralatan-pendukung-oleh-Kaper-BKKBN-press.jpg 512w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Penyerahan-peralatan-pendukung-oleh-Kaper-BKKBN-press-300x199.jpg 300w" sizes="(max-width: 512px) 100vw, 512px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="512" height="768" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Kegiatan-Pendampingan-Diver-Bawan.png" alt="" class="wp-image-754" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Kegiatan-Pendampingan-Diver-Bawan.png 512w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/Kegiatan-Pendampingan-Diver-Bawan-200x300.png 200w" sizes="(max-width: 512px) 100vw, 512px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/pendampingan-diversifikasi-produk-kesatrya-besti-nagari-bawan-kab-agam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MODUL PEMBERDAYAAN LAHAN MARJINAL DENGAN TANAMAN</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/modul-pemberdayaan-lahan-marjinal-dengan-tanaman/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/modul-pemberdayaan-lahan-marjinal-dengan-tanaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 11:14:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=738</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div data-wp-interactive="core/file" class="wp-block-file"><object data-wp-bind--hidden="!state.hasPdfPreview" hidden class="wp-block-file__embed" data="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/4.-Pemberdayaan-Lahan-Marginal-tanaman_compressed.pdf" type="application/pdf" style="width:100%;height:600px" aria-label="Sematan 4. Pemberdayaan Lahan Marginal tanaman_compressed."></object><a id="wp-block-file--media-35dc06ee-fefb-48d0-a35a-d798d2070152" href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/4.-Pemberdayaan-Lahan-Marginal-tanaman_compressed.pdf">4. Pemberdayaan Lahan Marginal tanaman_compressed</a><a href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/4.-Pemberdayaan-Lahan-Marginal-tanaman_compressed.pdf" class="wp-block-file__button wp-element-button" download aria-describedby="wp-block-file--media-35dc06ee-fefb-48d0-a35a-d798d2070152">Unduh</a></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/modul-pemberdayaan-lahan-marjinal-dengan-tanaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MODUL PEMBERDAYAAN LAHAN MARJINAL DENGAN HEWAN</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/modul-pemberdayaan-lahan-marjinal-dengan-hewan/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/modul-pemberdayaan-lahan-marjinal-dengan-hewan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 10:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=732</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div data-wp-interactive="core/file" class="wp-block-file"><object data-wp-bind--hidden="!state.hasPdfPreview" hidden class="wp-block-file__embed" data="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/2a.-Dokument.-Pemberdayaan-lahan-marjin-dengan-hewan-unggas-dan-ikan_compressed.pdf" type="application/pdf" style="width:100%;height:600px" aria-label="Sematan 2a. Dokument. Pemberdayaan lahan marjin dengan hewan unggas dan ikan_compressed."></object><a id="wp-block-file--media-4c2760ad-7e3c-46c8-a0aa-754bb78a9ab1" href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/2a.-Dokument.-Pemberdayaan-lahan-marjin-dengan-hewan-unggas-dan-ikan_compressed.pdf">2a. Dokument. Pemberdayaan lahan marjin dengan hewan unggas dan ikan_compressed</a><a href="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/12/2a.-Dokument.-Pemberdayaan-lahan-marjin-dengan-hewan-unggas-dan-ikan_compressed.pdf" class="wp-block-file__button wp-element-button" download aria-describedby="wp-block-file--media-4c2760ad-7e3c-46c8-a0aa-754bb78a9ab1">Unduh</a></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/modul-pemberdayaan-lahan-marjinal-dengan-hewan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemeliharaan Ikan Gurame Sebagai Pemberdayaan Lahan dan Bahan Baku  Untuk Makanan Bergizi Bagi Stunting,Remaja dan Ibu Hamil</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/pemeliharaan-ikan-gurame-sebagai-pemberdayaan-lahan-dan-bahan-baku-untuk-makanan-bergizi-bagi-stuntingremaja-dan-ibu-hamil/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/pemeliharaan-ikan-gurame-sebagai-pemberdayaan-lahan-dan-bahan-baku-untuk-makanan-bergizi-bagi-stuntingremaja-dan-ibu-hamil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Nov 2024 12:53:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=715</guid>

					<description><![CDATA[A. Budidaya Ikan Gurame Gurami atau gurame (Osphronemus gouramy) adalah sejenis ikan air tawar yang populer sebagai ikan konsumsi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="300" height="168" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/ikan-gurame-2.jpeg" alt="" class="wp-image-718" style="width:486px;height:auto"/></figure>



<p><strong>A. Budidaya Ikan Gurame</strong></p>



<p>Gurami atau gurame <em>(Osphronemus gouramy) </em>adalah sejenis ikan air tawar yang populer sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di samping itu, gurami juga sering dipelihara dalam akuarium. Selain dikenal dengan nama gurami, ikan ini juga memiliki beberapa sebutan lokal seperti gurami; grameh; kaloi; Kalui; ikan kali, dan lain-lain.</p>



<p>Ikan gurame merupakan salah satu ikan air tawar yang populer di Indonesia karena memiliki cita rasa yang lezat dan tekstur daging yang lembut. Budidaya ikan gurame dapat menjadi pilihan yang menguntungkan bagi para peternak, baik sebagai usaha sampingan maupun usaha utama. Budidaya ikan gurame menjadi salah satu budidaya perikanan yang menghasilkan cuan yang besar. Ikan gurame terkenal sebagai makanan mewah yang harga jualnya tinggi. Tak hanya itu, ikan gurame juga tidak cerewet ketika dibudidayakan. Ikan gurame dapat hidup pada berbagai kondisi lingkungan dan kualitas air. Namun, untuk memulai budidaya ikan gurame, ada beberapa langkah yang perlu diikuti agar bisa mencapai kesuksesan.</p>



<p><strong>B. Langkah-Langkah Membudidayakan Ikan Gurame</strong></p>



<p>1.Persiapan Kolam</p>



<p>Untuk membuat kolam, terlebih dahulu kita harus menentukan lokasinya. Pemilihan lokasi yang tepat akan berpengaruh terhadap kualitas tumbuh kembang ikan gurame. Jadi, yang harus diperhatikan adalah adanya cahaya matahari langsung ke kolam ikan. Selain itu, habitat asli ikan Gurame ini berada di suhu sekitar 26-28 derajat Celcius. Lalu, ikan Gurame juga bisa berkembang dengan baik jika berada di ketinggian 800 m di atas permukaan laut. Umumnya kolam ikan dibuat dengan ukuran 7x10x1 meter. Sementara jenisnya ada tiga, yaitu kolam terpal, kolam tanah, atau kolam semen.</p>



<p>Setelah selesai membuat kolam, masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Yaitu membersihkan kolam sebelum diisi bibit ikan Gurame. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya penyakit pada ikan. Sebab jamur dan kuman akan sangat banyak jika berada di kondisi lembab. Cobalah untuk melakukan pengeringan kolam lebih dulu sekitar 10 hari. Persiapan kolam yang terakhir adalah mengisi air ke kolam. Untuk ketinggian airnya tak boleh kurang dari 50-75 cm. Setelah mengisi air, jangan langsung memasukkan ikan Gurame. Diamkan dulu kolamnya sekitar satu minggu. Baru kemudian, bibit ikan Gurame yang paling tidak berusia 2 bulan boleh dimasukkan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/gambar-persiapan-kolam-1024x771.jpg" alt="" class="wp-image-719" style="width:372px;height:auto" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/gambar-persiapan-kolam-1024x771.jpg 1024w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/gambar-persiapan-kolam-300x226.jpg 300w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/gambar-persiapan-kolam-768x578.jpg 768w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/gambar-persiapan-kolam-1536x1156.jpg 1536w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/gambar-persiapan-kolam.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>2. Pemilihan Bibit Yang Unggul</p>



<p>Bibit menjadi salah satu penentu, apakah ikan Gurame yang akan dibudidayakan dapat berkembang dengan baik atau tidak. Maka peternak juga harus memilih bibit yang sehat. Sehingga bibit akan berkembang menjadi ikan Gurame yang berkualitas saat panen tiba. Adapun bibit yang sehat ciri-cirinya memiliki berat kisaran 100 gram. Untuk mendapat bibit yang sesuai dengan lingkungan, maka disarankan untuk mencari bibit tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Untuk ukuran bibitnya juga bervariatif. Namun, usahakan untuk membeli bibit dengan ukuran 2 cm. Bibit yang sehat memiliki tubuh yang padat, sisik mengkilat, mata cerah, dan aktif bergerak. Jadi langsung saja beli bibit, sebab jika membeli telurnya, maka akan memakan waktu lama dalam pemeliharaannya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="464" src="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/benih-ikan-gurame-harga.jpg" alt="" class="wp-image-720" style="width:387px;height:auto" srcset="https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/benih-ikan-gurame-harga.jpg 640w, https://kesatryabesti.com/wp-content/uploads/2024/11/benih-ikan-gurame-harga-300x218.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></figure>



<p>3.Memberi Pakan Ikan Gurame</p>



<p>Teknik Pemberian Pakan yang Tepat, yaitu:</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Pakan Buatan</h4>



<p>Pilih pakan buatan yang mengandung protein tinggi, vitamin, dan mineral yang seimbang sesuai dengan kebutuhan ikan di setiap fase pertumbuhan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Pakan Alami</h4>



<p>Selain pakan buatan, peternak juga bisa memberikan pakan alami seperti cacing tanah, kutu air, ampas tahu, bekicot, atau dedak untuk menambah variasi nutrisi.</p>



<p>Frekuensi pemberian pakan disesuaikan dengan usia dan ukuran ikan. Ikan kecil perlu diberi pakan lebih sering dengan porsi sedikit, sedangkan ikan dewasa bisa diberi pakan 2-3 kali sehari. Sebarkan pakan secara merata di permukaan air agar semua ikan mendapatkan bagian yang sama.</p>



<p><strong>C. Pemeliharaan Ikan Gurame</strong></p>



<p>Pemeliharaan Intensif untuk Pertumbuhan Optimal pada ikan gurame, yaitu:</p>



<ol style="list-style-type:lower-alpha" class="wp-block-list">
<li>Penggantian Air,Ganti sebagian air secara berkala untuk menjaga kualitas air tetap baik dan mencegah penumpukan amonia.</li>



<li><span style="color: var(--ast-global-color-3); background-color: var(--ast-global-color-5); font-size: 1rem;">Pengawasan Kesehatan, Lakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi tanda-tanda penyakit pada ikan, seperti perubahan warna tubuh, sisik menguap, atau nafsu makan menurun.</span></li>



<li><span style="color: var(--ast-global-color-3); background-color: var(--ast-global-color-5); font-size: 1rem;">Pengendalian Hama, Jaga kebersihan kolam dan lingkungan sekitar untuk mencegah pertumbuhan hama seperti nyamuk dan serangga lainnya.</span></li>



<li>Pengukuran Pertumbuhan, Lakukan pengukuran pertumbuhan secara berkala untuk memantau perkembangan ikan dan menyesuaikan pemberian pakan.</li>
</ol>



<p><strong>D. Proses Panen Ikan Gurame</strong></p>



<p>Ikan gurame bisa dipanen jika bobotnya kira-kira sudah ada 7 ons. Sebagai contoh untuk memperkirakan bobot, misal peternak menaruh bibir 2,5 ons di awal, mungkin bisa panen sekitar 5 bulan setelah bibit disebar. Ini pun jika pemeliharaan termasuk pemberian pakan dilakukan dengan rutin dan teratur. Jadi jangan sampai terlalu dini untuk memanen ikan gurame.</p>



<p><strong>E. Manfaat Ikan Gurame</strong></p>



<p>Di dalam 100 gram ikan gurame yang sudah dimasak, terkandung 192 kalori dan beragam nutrisi lainnya, seperti:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>13 gram protein</li>



<li>13 gram karbohidrat</li>



<li>10 gram lemak</li>



<li>283 miligram kalsium</li>



<li>169 miligram fosfor</li>



<li>1 miligram zat besi</li>



<li>19 mikrogram retinol</li>
</ul>



<p>Seperti jenis ikan air tawar pada umumnya, ikan gurame juga mengandung asam lemak omega-3 meskipun kadarnya tidak terlalu banyak. Berikut adalah beberapa manfaat ikan gurame sesuai kandungan nutrisinya:</p>



<p>1. Protein untuk membentuk antibodi</p>



<p>2. Asam lemak omega-3 untuk menjaga kesehatan jantung</p>



<p>3. Kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi</p>



<p>4. Fosfor untuk memperbaiki jaringan dan sel</p>



<p>5. Zat besi untuk mencegah anemia.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/pemeliharaan-ikan-gurame-sebagai-pemberdayaan-lahan-dan-bahan-baku-untuk-makanan-bergizi-bagi-stuntingremaja-dan-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) Untuk Meminimalisir Stunting Pada Balita, Remaja dan Ibu Hamil</title>
		<link>https://kesatryabesti.com/jagung-manis-zea-mays-saccharata/</link>
					<comments>https://kesatryabesti.com/jagung-manis-zea-mays-saccharata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Kesatryabesti]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 03:15:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita dan Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kesatryabesti.com/?p=701</guid>

					<description><![CDATA[A. Jagung manis (Zea mays saccharata) Jagung manis (Zea mays saccharata) adalah salah satu varietas jagung yang populer di Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image is-resized"><img decoding="async" src="https://assets-a1.kompasiana.com/items/album/2023/10/28/foto-jagung-653cc467edff76636005a832.jpg" alt="Kreativitas dan Inovasi dalam Mengolah Jagung Menjadi Produk Olahan Makanan  untuk Meningkatkan Keuntungan - Kompasiana.com" style="width:1170px;height:auto"/></figure>



<p><strong>A. Jagung manis (Zea mays saccharata)</strong></p>



<p>Jagung manis (Zea mays saccharata) adalah salah satu varietas jagung yang populer di Indonesia dan dunia. Berbeda dengan jagung biasa, jagung manis memiliki rasa manis alami yang disebabkan oleh kandungan gula yang lebih tinggi. Jagung ini sering digunakan sebagai bahan makanan utama, camilan, hingga bahan baku produk olahan.</p>



<p>Jagung manis merupakan tanaman jagung yang sering dikonsumsi sebagai sayur atau jagung bakar. Hal ini yang membuat nilai jual jagung manis di pasaran tinggi. Budidaya jagung manis perlu perawatan khusus, sebab jagung jenis ini lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit dibanding jagung biasa. Tetapi jika budidaya jagung manis dilakukan dengan baik dan perawatan yang intensif maka akan menghasilkan panen yang optimal.</p>



<p><strong>B. Karakteristik Jagung Manis</strong></p>



<p>Berikut karakteristik jagung manis yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Rasa Manis: Disebabkan oleh gen yang mencegah perubahan gula menjadi pati selama proses pematangan.</li>



<li>Warna Butir Jagung: Umumnya kuning cerah, meskipun ada varietas dengan warna putih atau kombinasi.</li>



<li>Tekstur: Lebih lembut dibandingkan jagung pakan atau jagung ladang.</li>



<li>Ukuran: Memiliki tongkol berukuran sedang hingga besar dengan barisan biji jagung yang teratur.</li>
</ul>



<p><strong>C. Kandungan Nutrisi pada Jagung Manis</strong></p>



<p>Jagung manis mengandung beragam nutrisi penting, seperti:</p>



<p>1. Karbohidrat: Sumber energi utama.</p>



<p>2. Serat: Baik untuk kesehatan pencernaan.</p>



<p>3. Vitamin: Terutama vitamin B kompleks (B1, B3, B5) dan vitamin C.</p>



<p>4. Mineral: Mengandung magnesium, fosfor, dan kalium.</p>



<p>5. Antioksidan: Seperti lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.</p>



<p><strong>D. Budidaya Jagung Manis.</strong></p>



<p>1. Pengolahan lahan</p>



<p>Beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum budidaya jagung manis adalah menyiapkan lahan dengan cara dicangkul. Selanjutnya buatlah bedengan dengan lebar 1 m dan tinggi 20–30 cm dengan jarak antar bedengan 30 cm. Dalam satu bedengan lahan terdapat dua larikan tanam. Berikan pupuk dasar dari kotoran ayam dan kotoran sapi/kambing dengan komposisi 1:1 sebarkan merata pada seluruh lahan tanam. Kebutuhan pupuk dasar ini sekitar 5 ton/hektar.</p>



<p>2.Budidaya dan perawatan</p>



<p>Budidaya jagung manis dilakukan dengan cara ditugal. Pertama-tama buatlah lubang tanam sedalam 2–3 cm pada lahan tanam. Beri jarak antar lubang tanam 60–75 cm. Masukan 2 butir benih jagung manis kedalamnya, lalu tutup dengan tanah. Siram agar kelembapan tanah terjaga dan bibit bisa cepat tumbuh. Untuk kebutuhan benih tiap hektarnya adalah 8 kg. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara berkala dan saat tanaman terserang hama dan penyakit dengan pestisida dan obat sesuai dosis yang tepat. Tips Budidaya Jagung Manis:</p>



<p>1. Pemilihan Bibit: Gunakan varietas unggul sesuai dengan kondisi iklim setempat.</p>



<p>2. Persiapan Lahan: Pastikan tanah gembur, subur, dan memiliki drainase baik.</p>



<p>3. Penyiraman: Lakukan secara teratur, terutama saat fase awal pertumbuhan.</p>



<p>4. Pemupukan: Gunakan pupuk organik atau NPK untuk hasil maksimal.</p>



<p>5. Pengendalian Hama: Perhatikan ancaman seperti ulat grayak dan kutu daun.</p>



<p></p>



<p>Berikut cara singkat dan mudah untuk mengendalikan hama pada jagung manis:</p>



<p>1. Lakukan Sanitasi Lahan</p>



<p>Bersihkan gulma dan sisa tanaman sebelumnya untuk mencegah hama berkembang biak.</p>



<p>2. Rotasi Tanaman</p>



<p>Tanam jagung bergantian dengan tanaman lain, seperti kacang-kacangan, untuk memutus siklus hama.</p>



<p>3. Gunakan Perangkap</p>



<p>Pasang perangkap feromon untuk ulat grayak atau perangkap kuning untuk kutu daun.</p>



<p>4. Semprot Pestisida Secara Tepat</p>



<p>Gunakan insektisida berbahan aktif sesuai dosis dan hanya jika serangan hama parah.</p>



<p>5. Manfaatkan Musuh Alami</p>



<p>Pelihara predator alami seperti kepik untuk memakan kutu daun.</p>



<p>6. Tanam Serempak</p>



<p>Tanam jagung secara serempak di area luas untuk mengurangi risiko serangan hama.</p>



<p>3.Pemanenan</p>



<p>Jagung manis sudah mulai berbunga pada umur 50 hari setelah tanam. Lakukan pemanenan jagung muda terlebih dulu, yakni jagung yang berada di paling pangkal. Tujuannya agar menghasilkan panen yang maksimal. Panen jagung dapat dilakukan saat umur jagung sekitar 65–75 hari setelah di tanam.</p>



<p><strong>E. Manfaat Jagung Manis</strong></p>



<p>1. Sebagai Sumber Energi: Jagung manis mengandung karbohidrat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi harian.</p>



<p>2. Menjaga Kesehatan Mata: Lutein dan zeaxanthin membantu melindungi retina dari kerusakan akibat radikal bebas.</p>



<p>3. Menyehatkan Pencernaan: Kandungan seratnya membantu mencegah sembelit.</p>



<p>4. Rendah Lemak: Pilihan makanan sehat untuk menjaga berat badan.</p>



<p>5. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh: Vitamin C di dalamnya memperkuat imunitas.</p>



<p><strong>F. Penggunaan Jagung Manis</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Konsumsi Segar: Bisa dikukus, direbus, atau dipanggang untuk camilan.</li>



<li>Produk Olahan: Dijadikan sup, salad, puding, hingga es krim.</li>



<li>Bahan Industri: Digunakan dalam pembuatan sirup jagung atau tepung jagung.</li>
</ul>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kesatryabesti.com/jagung-manis-zea-mays-saccharata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
